PELITA (26/08/26)
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMP Muhammadiyah At-Tanwir Metro.
Kontingen At-Tanwir berhasil meraih Juara Umum 3 kategori Praremaja dalam
Kejuaraan Pencak Silat PDM Bandar Lampung yang berlangsung pada 23–25 Agustus
2026 di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.
Kejuaraan yang
diselenggarakan oleh PIMDA 108 Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kota Bandar
Lampung tersebut diikuti oleh peserta dari wilayah Sumatera Bagian Selatan
(Sumbagsel). Dalam ajang tersebut, kontingen Pondok Muhammadiyah At-Tanwir
Metro mengirimkan 46 siswa dan siswi yang terdiri atas 26 siswa SMP dan 15
siswa SMA, berdasarkan data keberangkatan kontingen.
Dari keikutsertaan
tersebut, kontingen At-Tanwir berhasil membawa pulang 26 medali, terdiri atas
12 medali emas, 12 medali perak, dan 2 medali perunggu. Perolehan tersebut
mengantarkan At-Tanwir meraih predikat Juara Umum 3 Praremaja.
Pada kategori SMP,
para peserta mengikuti nomor tanding dan seni tunggal. Sebanyak 23 siswa tercatat
mengikuti kategori tanding SMP, sementara tiga siswa mengikuti kategori seni
tunggal, yakni Zigna Ilmi Qodriyah, Zahra Syakila, dan Naura Auni Zalfa.
Sementara itu, dari
jenjang SMA terdapat sejumlah peserta yang turut memperkuat kontingen
At-Tanwir, di antaranya Muhammad Fatir Alfareza, Rahmat Aji, Ridho Ahlun Nazar,
Albani Rillyan Dinatha, Muhammad Najmi Sakib, Putri Humaira, dan Valentina
Bilqis Haq.
Keberhasilan tersebut
tidak lepas dari persiapan yang dilakukan sebelum kejuaraan. Pelatih sekaligus pembina,
Fadhlur Rohman, S.Pd., mengatakan bahwa para peserta dipersiapkan secara matang
melalui latihan yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
“Persiapan sebelum
pertandingan anak-anak disiapkan dengan matang, dengan pelatihan yang konsisten
tiap hari, dengan memberikan semangat kepada mereka,” ujar Fadhlur Rohman.
Menurutnya, selama
pertandingan berlangsung tidak ada kendala besar. Tantangan utama justru
terletak pada proses mengondisikan seluruh peserta karena dirinya menjadi
satu-satunya pendamping yang mendampingi kontingen selama kegiatan berlangsung.
“Selama pertandingan
berjalan lancar tanpa kendala, hanya perlu effort tinggi untuk mengondisikan
anak-anak karena hanya saya yang mendampingi mereka selama kegiatan
berlangsung,” lanjutnya.
Prestasi yang diraih
juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peserta. Adzkia Griselda, salah
satu siswa SMP Muhammadiyah At-Tanwir yang berhasil meraih juara, mengungkapkan
rasa syukurnya karena dapat memberikan kontribusi prestasi bagi sekolah.
“Alhamdulillah, senang
bisa menyumbang sebuah prestasi kepada SMP. Semoga bisa berkembang lebih bagus
lagi di Tapak Suci. Doa terbaik untuk Tapak Suci, semoga bisa terus menjadi
juara umum,” ungkap Adzkia.
Fadhlur mengungkapkan
rasa syukurnya atas pencapaian para peserta. Menurutnya, keberhasilan meraih
Juara Umum 3 Pra Remaja merupakan hasil dari kerja keras peserta yang juga
didukung oleh doa orang tua serta dukungan dari pondok dan sekolah.
“Alhamdulillah,
anak-anak mendapatkan Juara Umum 3 Pra Remaja. Dengan bantuan doa dari orang
tua serta dukungan dari pondok dan sekolah, semuanya menjadi bara api semangat
untuk anak-anak selama pertandingan,” ungkapnya.
Prestasi tersebut
diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian dalam satu kompetisi. Keberhasilan
para pesilat muda At-Tanwir menjadi motivasi untuk terus meningkatkan
kemampuan, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat berprestasi dalam berbagai
ajang berikutnya.
Dengan raihan 12
medali emas, 12 medali perak, dan 2 medali perunggu, pencapaian ini menjadi
bukti bahwa latihan yang konsisten, semangat bertanding, serta dukungan
berbagai pihak mampu membawa nama SMP Muhammadiyah At-Tanwir Metro meraih
prestasi di tingkat Sumbagsel.
Penulis: PELITA (Pena
Lintas At-Tanwir)